Terungkap, Ini Aplikasi Robot Trading Ilegal Evotrade

Bismillah, halo sobat Bevrl, postingan kali ini masih membahas tentang Trading forex atau yang dikenal pertukaran baik barang maupun jasa. Nah kali ini kita mengulas tentang Robot Forex yang telah banyak merugikan para penggunanya khususnya orang awqm, yuk baca disini ulasan lengkapnya

Aplikasi Trading Forex Terbaik Untuk Pemula Social Berita

Aplikasi robot perdagangan ilegal disebut evotrade yang menggunakan skema ponzi yang diungkapkan oleh polisi nasional Barteskrim. Enam pelaku dengan AD inisial, AMA, AK, D, DES dan MS dinamai mencurigakan.

"Perusahaan ini menjual permintaan perdagangan robot tanpa izin, bahkan dalam melaksanakan kegiatannya menggunakan sistem ponzi atau piramida, anggota anggota yang diperoleh. Jadi itu tidak dijual, tetapi sistemnya," kata Direktur Kejahatan Ekonomi Khusus (DirtipideDeksus ) Barteskrim Brigadir Jenderal Whisnu Hermawan mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu (19/1/2022).

Sebagai informasi, skema ponzi adalah mode investasi palsu yang membayar laba kepada investor uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan manfaat yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang melakukan operasi ini.

Whisnu menjelaskan, dua tersangka AK dan D tidak ditangkap oleh Barteskrim karena mereka tidak terlalu terlibat dalam kasus ini. Sementara dua orang, iklan dan cinta, sekarang mereka adalah status DPO tentang perburuan polisi.

"Dua tersangka yang kami miliki, 2 lakukan penanganan di luar, 2 tersangka masih dicari oleh DPO. Semoga minggu ini telah terjebak," jawab Whisnu.

Dia menegaskan bahwa pengguna aplikasi berjumlah 3.000 orang dan diperpanjang di beberapa daerah. "Ada 3.000 tersebar di wilayah Jakarta, Bali, Surabaya, Malang, Aceh," Whisnu menjelaskan.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit V SttipideDeksus Kombes Ma'mun mengatakan bahwa Evotrade tidak membuat izin saku dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam transaksi. Menurutnya, Evotrade menjanjikan keuntungan bagi para korban jika mereka dapat merekrut korban baru dengan skema ponzi.

"Jadi kaki Anda hingga enam akan mendapatkan 2 persen terakhir dari awal adalah 10 persen, 5 persen, 5 persen, 3 persen dan 2 persen, hingga enam kaki, dll., Dll.," Kata Ma'mun.

Untuk para tersangka, Barteskrim menerapkan Pasal 105 I Artikel 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan / atau Pasal 3 dan / atau Pasal 5 dan / atau Pasal 6 Pasal 10 Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 pada tahun 2010 pencegahan dan pemberantasan kejahatan pencucian uang.

Sebelum menyesal, baca : Hukum trading forex dalam islam

Terima kasih telah berkunjung dan membaca informasi tentang trading Online, Semoga bermanfaat dan memberikan tambahan wawasan.

sumber : https://news.detik.com/

Posting Komentar untuk "Terungkap, Ini Aplikasi Robot Trading Ilegal Evotrade"